Asuhan Keperawatan Stroke Pdf

Askep Stroke Asuhan Keperawatan Pasien Penderita Stroke Lengkap. Bantu Bagikan Artikel Ini. Askep Stroke Asuhan Keperawatan Pada Pasien Stroke. Askep stroke adalah Asuhan Keperawatan Pasien Stroke yaitu pengetahuan tentang penyakit stroke yang harus dikuasai oleh tenaga medis. Tanpa penguasaan ilmu dasar askep stroke tak akan mungkin seorang tenaga medis mampu melakukan diagnosis dan menentukan prognosis atau penanganan yang tepat. A. Konsep Dasar Penyakit Menurut Askep Stroke. Stroke merupakan kerusakan jaringan tubuh yang diakibatkan oleh kurangnya aliran darah menuju otak atau retaknya pembuluh darah yang menyuplai darah ke otak yang ditandai dengan gangguan motorik atau sensorik yang dapat diindikasikan dari penurunan kesadaran. Banyak para ahli yang berpendapat mengenai pengertian stroke, namun intinya stroke adalah gangguan siklus aliran darah yang disebabkan oleh penyempitan atau penyumbatan pembuluh darah yang terjadi secara mendadak. Dalam melaksanakan asuhan keperawatan pasien dengan stroke non hemorogik dapat dilakukan dengan mnggunakan teori sesuai dengan metode pendekatan proses keperawatan yang meliputi tahap pengkajian, diagnosa keperawatan, perencanaan, implemetasi dan evaluasi. ASUHAN KEPERAWATAN STROKE. A. KONSEP DASAR. I. DEFINISI. Jakarta, EGC,2002Marilynn E, Doengoes, 2000, Rencana Asuhan Keperawatan, Edisi 3, Jakarta, EGC. Secara umum, dalam askep stroke ini akan dibahas mengenai dua jenis stroke. Stroke Non Hemoragik Stroke Iskemik PenyumbatanStroke Iskemik merupakan jenis gangguan peredaran darah di otak yang tidak disertai dengan perdarahan melainkan akibat adanya penyumbatan pada pembuluh darah di otak. Tanda stroke non hemoragik adalah rasa lemas hingga kelumpuhan pada tangan atau kaki, nyeri kepala, mual, muntah dan pandangan kabur yang biasanya disebabkan karena penyumbatan plak pada pembuluh darah. Untuk masalah ini dapat disertakan pengobatan menggunakan obat herbal untuk kardiovaskular yang bernama Gravistro yang mengandung enzim fibrinolisis untuk menghilangkan plak penyumbatan pada penderita stroke iskemik. Stroke Hemoragik PendarahanStroke hemoragik juga disebabkan oleh adanya gangguan peredaran darah di otak. Hanya saja, stroke jenis ini disertai dengan perdarahan intra serebral atau perdarahan subarakhnoid atau dalam arti pecahnya pembuluh darah sehingga mengakibatkan pendarahan. Tanda tanda seseorang menderita stroke hemoragik adalah terjadinya penurunan kesadaran, nafas lebih cepat dan berat, denyut nadi meningkat, kuduk terasa kaku, pupil mengecil dan gangguan vokal berupa himeplegi. B. Etiologi Dalam Askep Stroke. Untuk mengatasi penyakit stroke dengan tepat, diperlukan pengetahuan tentang penyebab penyakit stroke secara terperinci. Karena itu, dalam askep stroke dipelajari pula macam macam penyebab stroke, antara lain. Thrombosis, yaitu pembekuan darah pada pembuluh darah otak atau leher. Drum Midi Files Reggae. Penulis memperoleh pengalaman dan gambaran secara nyata dalam memberikan asuhan keperawatan pada klien dengan Stroke Haemoragik. Tujuan Khusus. a. Asuhan Keperawatan Stroke Pdf' title='Asuhan Keperawatan Stroke Pdf' />Asuhan Keperawatan Stroke PdfEmbolisme serebral, pembekuan darah, lemak, atau lainnya di bagian tubuh lain yang ikut terbawa saat pendistribusian darah dan menyebabkan penyumbatan pada pembuluh darah otak. Iskemia, penurunan suplay darah ke otak. Hemoragi serebral, yaitu pecahnya pembuluh darah serebral sehingga menimbulkan perdarahan pada otak atau jarungan di sekitarnya. C. Tanda Dan Gejala Yang Perlu Dipelajari Dalam Askep Stroke. Gejala stroke yang timbul antara pasien satu dan pasien lainnya mungkin berbeda. Pada pasien stroke hemoragik biasanya didapatkan pola eliminasi BAB yaitu konstipasi karena adanya gangguan dalam mobilisasi, bagaimana eliminasi BAK apakah ada kesulitan, warna, bau, berapa jumlahnya, karena pada klien stroke mungkn mengalami inkotinensia urine sementara karena konfusi, ketidakmampuan mengomunikasikan kebutuhan, dan ketidakmampuan untuk mengendalikan kandung kemih karena kerusakan kontrol motorik dan postural. Askep stroke atau asuhan keperawatan stroke adalah pengetahuan tentang penyakit stroke yang harus dikuasai oleh para tenaga medis maupun kita sebagai orang. How Christianity Rose to Dominate Europe. Humble Beginnings Amongst the RomanRuled Jews. Christianity would grow to dominate Europe by the 5th century AD, but its. Asuhan Keperawatan Stroke Free download as Word Doc. PDF File. pdf, Text File. Hal ini dikarenakan tingkat keakutan stroke yang dideritanya. Secara umum, gejala stroke dalam askep stroke dibedakan menjadi point point berikut. Stroke Sementara. Stroke sementara adalah kelumpuhan atau rasa lemas pada anggota gerak secara sementara. Biasanya akan hilang dalam bebrapa jam atau beberapa menit, karenaya penderita seringkali bahwa ia terserang stroke dan menganggapnya seperti kebas. Gejala stroke sementara antara lain, sakit kepala mendadak, ketajaman penglihatan berkurang bisa terjadi pada satu mata atau keduanya, kehilangan keseimbangan, kebas atau kesemutan. Stroke Ringan. Stroke ringan memiliki tingkat kaakutan yang lebih parah dibanding stroke sementara. Umumnya, orang yang mengalami stroke ringan pernah mengalami atau setidaknya merasakan gejala stroke sementara sebelumnya. Gejala stroke ringan antara lain kelumpuhan atau kelemahan anggota gerak, bicara tidak jelas atau pelat. Stroke Berat. Tingkat paling parah stroke adalah stroke berat. Akan sedikit sulit menentukan askep stroke yang tepat jika yang menjangkit adalah stroke berat. Butuh waktu berbulan bulan atau bahkan bertahun tahun untuk mengembalikan fungsi anggota gerak yang lumpuh. Pada bebeberapa kasus kelumpuhan bahkan terjadi secara permanen. Gejala stroke berat antara lain Mengalami seluruh atau sebagian gelaja pada stroke ringan dan stroke sementara. Koma jangka pendek atau hilangnya kesadaran. Kelemahan atau kelumpuhan angota gerak tangan atau kaki. Berkurangnya kemampuan berbicara. Bisa diindikasikan dengan bicara yang kurang jelas atau pelat. Dalam beberapa kasus askep stroke, stroke berat juga dapat mengakibatkan lidah kaku bahkan bibir yang miring menyamping. Sukar menelan. Kehilangan kontrol terhadap air kencing dan tinja, sehingga sering berak atau kencing di celana. Kehilangan daya ingat dan konsentrasi. Terjadi perubahan prilaku. D. Faktor Resiko Yang Harus Dipertimbangkan Dalam Menghadapi Kasus Askep Stroke. Hipertensi. Dalam kajian askep stroke, hipertensi dapat dijadikan salah satu acuan terjadinya penyumbatan darah. Hipertensi yang tidak segera ditangani dapat menimbulkan pecahnya pembuluh darah atau thrombus sehingga mengganggu aliran darah ke otak. Aneurisma Pembuluh Darah Cerebral. Yaitu terjadinya kelainan pembuluh darah, dimana ada bagian pembuluh darah yang mengalami penebalan dan di barengi dengan penipisan pembuluh darah di bagian lainnnya. Jika aneurisma terjadi pada pembuluh darah otak, maka bagian yang mengalami penipisan bisa saja robek dan kemudian menyebabkan perdarahan. Kelainan Jantung Penyakit Jantung. Kelainan atau penyakit jantung sangat mempengaruhi volume, kecepatan, dan tenaga jantung ketika memompa darah. Kelainan jantung dapat menyebabkan turunnya output kardiak sehingga aliran darah menuju otak juga akan semakin kecil. Diabetes Melitus DMDalam askep stroke, ada dua alasan mengapa penderita diabetes mellitus beresiko terkena penyakit stroke. Alasan pertama adalah kenaikan viskositas darah sehingga laju darah menjadi lebih lambat. Alasan kedua adalah adanya microvaskuler atau penyempitan pembuluh darah mikro yang turut menghambat supllay darah menuju otak. Usia Lanjut. Semakin lanjut usia semakin besar resiko terkena stroke. Resiko penyakit stroke akan berlipat ganda ketika seseorang menginjak usia 5. Meski dalam askep stroke ini dijelaskan bahwa umur mempengaruhi resiko stroke, bukan berarti yang berusia muda tak mungkin terkena stroke karena pada dasarnya stroke adalah penyakit yang tak memandang usia. Polisitemia. Polisitemia adalah kelainan yang disebabkan oleh meningkatnya jumlah sel darah akibat pembentukan sel darah merah yang berlebih. Saat menderita polisitemia, viskositas darah akan bertambah sehingga aliran darah menjadi lambat dan perfusi otak menurun. Karenanya dalam askep stroke, poisitemia juga turut disebut sebagai faktor resiko penyakit stroke yang tak terkendali. Peningkatan Kolesterol Lipid TotalPenumpukan kolestrol dalam tubuh dapat menyebabkan penyumbatan pembuluh darah oleh lemak. Selain itu, kadar kolestrol tinggi dalam darah akan menyebabkan darah lebih kental sehingga proses pendistribusiannya ke otak juga akan terhambat. Obesitas. Obesitas termasuk dalam faktor resiko yang dikaji dalam askep stroke karena obesitas dapat berujung pada kenaikan tekanan darah dan juga kolestrol. Perokok. Merokok dapat menyebabkan pembentukan plak pembuluh darah atau yang sering disebut sebagai aterosklerosisi akibat timbunan nikotin. Kurang Aktivitas Fisik. Kurang aktifitas fisik dapat meyebabkan menurunnya kelenturan tubuh, termasuk juga pembuluh darah otak. ASUHAN KEPERAWATAN STROKEStroke atau serebrovaskuler accident adalah gangguan suplai darah normal ke otak yang sering terjadi dengan tiba tiba dan menyebabkan fatal neurologik defisit. Igrativicius, 1. 99. Cedera serebrovaskular atau stroke meliputi awitan tiba tiba defisit neurologis karena insufisiensi suplai darah ke suatu bagian dari otak. Insufisiensi suplai darah disebabkan oleh trombus, biasanya sekunder terhadap arterisklerosis, terhadap embolisme berasal dari tempat lain dalam tubuh, atau terhadap perdarahan akibat ruptur arteri aneurisma Lynda Juall Carpenito, 1. Jadi  kesimpulannya Stroke adalah suatu gangguan serebrovaskuler  yang menyebabkan  kehilangan fungsi otak secara mendadak yang diakibatkan oleh gangguan suplai darah ke bagian otak. Stroke dapat diklasifikasikan menurut patologi dan gejala kliniknya, yaitu. Merupakan perdarahan serebral dan mungkin perdarahan subarachnoid. Disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah otak pada daerah otak tertentu. Biasanya kejadiannya saat melakukan aktivitas atau saat aktif, namun bisa juga terjadi saat istirahat. Kesadaran pasien umumnya menurun. Stroke Non Haemorhagic. Dapat berupa iskemia atau emboli dan thrombosis serebral, biasanya terjadi saat setelah lama beristirahat, baru bangun tidur atau di pagi hari. Tidak terjadi perdarahan namun terjadi iskemia yang menimbulkan hipoksia dan selanjutnya dapat timbul edema sekunder. Kesadaran umummnya baik. Menurut perjalanan penyakit atau stadiumnyaa. TIA Trans Iskemik Attack  gangguan neurologis setempat yang terjadi selama beberapa menit sampai beberapa jam saja. Gejala yang timbul akan hilang dengan spontan dan sempurna dalam waktu kurang dari 2. Stroke involusi stroke yang terjadi masih terus berkembang dimana gangguan neurologis terlihat semakin berat dan bertambah buruk. Proses dapat berjalan 2. Stroke komplit dimana gangguan neurologi yang timbul sudah menetap atau permanen. Sesuai dengan istilahnya stroke komplit dapat diawali oleh serangan TIA berulang. Perdarahan serebri termasuk urutan ketiga dari semua penyebab kasus gangguan pembuluh darah otak dan merupakan persepuluh dari semua kasus penyakit ini. Perdarahan intrakranial biasanya disebabkan oleh ruptura arteria serebri. Biasanya perdarahan serebri terjadi akibat aneurisme yang pecah maka penderita biasanya masih muda dan 2. Dan salah satu dari ciri khas aneurisme adalah kecendrungan mengalami perdarahan ulang Sylvia A. Price, 1. 99. 53   Penyebab lain dapat menimbulkan infark atau perdarahan. Diseksi arteri karotis atau vertebralis Vaskulitis sistem saraf pusat Penyakit moya moya oklusi arteri besar intrakranial yang progresif Penyalahgunaan obat kokain dan amfetamin Kelainan hematologis anemia sel sabit, polisitemia atau leukemia1    Trombosis. Trombosis merupakan penyebab stroke paling sering. Trombosis ditemukan pada 4. Biasanya ada kaitannya dengan kerusakan lokal dinding pembuluh darah akibat aterosklerosis. Embolus. Embolisme serebri termasuk urutan kedua dan merupakan 5 1. Dari penelitian epidemiologi community based didapatkan bahwa sekitar 5. Lumbantobing, 2. 00. Penderita embolisme biasanya lebih muda dibanding dengan penderita trombosis Kebanyakan emboli serebri berasal dari suatu thrombus dalam jantung, sehingga masalah yang dihadapi sesungguhnya merupakan perwujudan penyakit jantung. Infark serebral adalah berkurangnya suplai darah ke area tertentu di otak. Luasnya infark bergantung pada faktor faktor seperti lokasi dan besarnya pembuluh darah dan adekuatnya sirkulasi kolateral terhadap area yang disuplai oleh pembuluh darah yang tersumbat. Suplai darah ke otak dapat berubah makin lmbat atau cepat pada gangguan lokal thrombus, emboli, perdarahan dan spasme vaskuler atau oleh karena gangguan umum hipoksia karena gangguan paru dan jantung. Atherosklerotik seringcenderung sebagai faktor penting terhadap ortak, thrombus dapat berasal dari flak arterosklerotik, atau darah dapat beku pada area yang stenosis, dimana aliran darah akan lambat atau terjadi turbulensi. Thrombus dapat pecah dari dinding pembuluh darah terbawa sebagai emboli dalam aliran darah. Iskemia jaringan otak yang disuplai oleh pembuluh darah yang bersangkutan. Edema dan kongesti disekitar area. Area edema ini menyebabkan disfungsi yang lebih besar daripada area infark itu sendiri. Edema dapat berkurang dalam beberapa jam atau kadang kadang sesudah beberapa hari. Dengan berkurangnya edema pasien mulai menunjukan perbaikan,CVA. Karena thrombosis biasanya tidak fatal, jika tidak terjadi perdarahan masif. Oklusi pada pembuluh darah serebral oleh embolus menyebabkan edema dan nekrosis diikuti thrombosis. Jika terjadi septik infeksi akan meluas pada dinding pembukluh darah maka akan terjadi abses atau ensefalitis, atau jika sisa infeksi berada pada pembuluh darah yang tersumbat menyebabkan dilatasi aneurisma pembuluh darah. Hal iniakan me yebabkan perdarahan cerebral, jika aneurisma pecah atau ruptur. Perdarahan pada otak lebih disebabkan oleh ruptur arteriosklerotik dan hipertensi pembuluh darah. Perdarahan intra serebral yang sangat luas akan menyebabkan kematian dibandingkan dari keseluruhan penyakit cerebro vaskuler. Jika sirkulasi serebral terhambat, dapat berkembang anoksia cerebral. Perubahan disebabkan oleh anoksia serebral dapat reversibel untuk jangka waktu 4 6 menit. Perubahan irreversibel bila anoksia lebih dari 1. Anoksia serebral dapat terjadi oleh karena gangguan yang bervariasi salah satunya cardiac arrest. Homonimus hemianopsia kehilangan setengah lapang penglihatan. Tidak menyadari orang objek ditempat kehilangan penglihatan, mengabaikan salah satu sisi tubuh, kesulitan menilai jarak. Kehilangan penglihatan perifer Kesulitan melihat pada malam hari, tidak menyadari objek atau batas objekc. Diplopia penglihatan ganda. Hemiparese  kelemahan wajah, lengan dan kaki pada sisi yang sama. Hemiplegia   Paralisis wajah, lengan dan kaki pada sisi yang sama. Ataksia         Berjalan tidak mantap, tegak, tidak mampu menyatukan kaki, perlu dasar berdiri yang luas. Disartria       Kesulitan dalam membentuk katae. Disfagia        Kesulitan dalam menelana. Afasia ekspresif    ketidakmampuan menggunakan simbol berbicarab. Afasia reseptif       Tidak mampu menyusun kata kata yang diucapkanc. Afasia global         Kombinasi baik afasia reseptif dan ekspresif Kehilangan memori jangka pendek dan jangka menengah    Penurunan lapang perhatian    Kerusakan kemampuan untuk berkonsentrasi Kehilangan control diri    Penurunan toleransi pada situasi yang menimbulkan stress    Menarik diri, rasa takut, bermusuhan dan marah. VIII.    PENATALAKSANAAN MEDISa. Penatalaksanaan umum 5 B dengan penurunan kesadaran a. Breathing Pernapasan Usahakan jalan napas lancar. Lakukan penghisapan lendir jika sesak. Posisi kepala harus baik, jangan sampai saluran napas tertekuk. Oksigenisasi terutama pada pasien tidak sadar. Usahakan otak mendapat cukup darah. Jangan terlalu cepat menurunkan tekanan darah pada masa akut. Atasi kejang yang timbul. Kurangi edema otak dan tekanan intra cranial yang tinggi. Bladder Kandung Kemih Pasang katheter bila terjadi retensi urine Defekasi supaya lancar. Bila tidak bisa makan per oral pasang NGTSonde. Menurunkan kerusakan sistemik. Dengan infark serebral terdapat kehilangan irreversible inti sentral jaringan otak. Di sekitar zona jaringan yang mati mungkin ada jaringan yang masih harus diselamatkan. Malayalam Serial Actors Marriage Photos.